Q1 2026
Konseptualisasi proyek, pembentukan tim inti, dan pengembangan whitepaper awal.
Menyatukan warisan luhur kerajaan Nusantara dengan kekuatan Blockchain masa depan. Majayawangi Royal Nusantara (MRN) adalah gerbang menuju ekosistem ekonomi berkelanjutan yang didukung oleh aset riil dan nilai budaya yang abadi.
MRN Coin menghadirkan inovasi dalam dunia kripto dengan menggabungkan nilai budaya Nusantara dengan teknologi blockchain terkini
Protokol keamanan tingkat tinggi dengan sistem Multi-Signature Wallet dan audit smart contract yang ketat untuk melindungi investasi Anda.
Didukung oleh diversifikasi aset riil (RWA) yang memberikan nilai intrinsik jangka panjang bagi pemegang koin.
Akses khusus ke layanan premium, marketplace seni budaya, dan hak tata kelola proyek Nusantara.
Model ekonomi berkelanjutan yang mengintegrasikan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dalam setiap transaksi.
Teknologi blockchain generasi terbaru dengan throughput tinggi dan biaya transaksi minimal untuk pengalaman pengguna yang optimal.
Setiap transaksi mendukung pelestarian warisan budaya Nusantara melalui program-program CSR yang terstruktur.
Tahapan-tahapan krusial dalam pengembangan ekosistem MRN Coin dengan transparansi penuh
| Fase | Tahapan Kerja | Output / Target | Status |
|---|---|---|---|
| Fase 1 | Audit & Verifikasi | Sertifikat Keaslian Dokumen & Opini Hukum Resmi dari Firma Hukum | Ongoing |
| Fase 2 | Registrasi Publik | Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) dari instansi terkait | Scheduled |
| Fase 3 | Konversi Hak | Penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Perusahaan/Yayasan | Target Q4 2026 |
| Fase 4 | Tokenisasi RWA | Laporan Appraisal Aset Riil secara Profesional dari KJPP | Target Q1 2027 |
| Fase 5 | Kepatuhan Regulator | Tanda Daftar Aset Kripto Resmi dari BAPPEBTI | Target Q2 2027 |
Struktur token yang dirancang secara profesional untuk memastikan pertumbuhan nilai jangka panjang
Perjalanan kami menuju ekosistem digital Nusantara yang berkelanjutan
Konseptualisasi proyek, pembentukan tim inti, dan pengembangan whitepaper awal.
Pengembangan smart contract, audit keamanan, dan persiapan untuk presale.
Presale dan Public Sale, listing di DEX pertama, dan peluncuran platform MRN.
Pengembangan NFT marketplace untuk seni budaya Nusantara dan integrasi dengan aset riil.
Listing di CEX utama, peluncuran program staking, dan ekspansi komunitas internasional.
Peluncuran MRN Pay, sistem pembayaran untuk merchant di seluruh Nusantara.
Pengembangan ekosistem DeFi, peluncuran DAO untuk tata kelola komunitas, dan ekspansi ke Asia Tenggara.
Profesional berpengalaman dari berbagai bidang yang berdedikasi untuk kesuksesan MRN Coin
CEO & Founder
COO
CFO

CTO | Lead Developer & Strategic Advisor
CTO | Lead Developer & Strategic Advisor
Pertanyaan yang sering diajukan tentang MRN Coin
MRN Coin (Majayawangi Royal Nusantara) adalah cryptocurrency yang menggabungkan nilai budaya Nusantara dengan teknologi blockchain. Token ini didukung oleh aset riil dan dirancang untuk menciptakan ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan.
Anda dapat membeli MRN Coin melalui tahap presale yang sedang berlangsung dengan mendaftar di platform kami. Setelah presale, MRN Coin akan tersedia di DEX dan CEX utama. Ikuti panduan pembelian yang tersedia di website kami untuk informasi lebih lanjut.
MRN Coin memiliki beberapa keunggulan unik: didukung oleh aset riil, mengintegrasikan nilai budaya Nusantara, model ekonomi berkelanjutan dengan prinsip ESG, dan ekosistem yang dirancang untuk mendukung pelestarian warisan budaya.
Keamanan adalah prioritas utama kami. Smart contract MRN Coin telah diaudit oleh perusahaan keamanan blockchain terkemuka. Kami menggunakan sistem Multi-Signature Wallet dan menerapkan protokol keamanan tingkat tinggi untuk melindungi aset pengguna.
Ya, MRN Coin memiliki program staking yang memungkinkan pemegang token untuk mendapatkan reward tambahan. Program staking dirancang untuk mendorong holding jangka panjang dan stabilitas ekosistem.
Jadilah bagian dari ekosistem yang menggabungkan warisan luhur dengan inovasi teknologi blockchain